Kurikulum di indoensia trus melalakukan revisi untuk menuju kesempurnaan, Kurikulum di indoensia saat ini masih menerapkan kurikulum 2013 dan akan menuju kurikulum nasional terus direvisi. Dalam situs kominfo.go.id tanggal 2 mei 2016 mempostingkan tentang Point Penting Revisi Kurikulum 2013 (Lihat Gambar diatas)
Baca juga Sekolah Pelaksana Kurikulum 2013 Tahun 2016
Setidaknya ada enam point peting hasil dari revisi kurikulum 2013 untuk menuju kesempurnaan
1. Menggunakan metode pembelajaran aktif
Guru berperan menjadi fasilitator pemebelajaran yang membuat siswa menyenangi kegiatan belajar mengajar
2. Proses berfikir siswa tidak dibatasi.
Tidak hanya SMA, Kini anak SD boleh perpikir sampai tahap penciptaan Sesuai kemampuannya
3. Penyederhanaan aspek penilaian siswa oleh guru
Penilaian sosial dan keagamaan siswa cukup dilakukan oleh PPKN dan Guru pendidikan agama budipekerti
4. Meningkatkan hubungan Kompetensi Inti (KI) dan kompetensi dasar (KD)
5. Menerapkan teori 5 M (Megingat, memahami, menerapkan, menganalisis, dan mencipta)
6. Struktur mata pelajaran dan lama belajar tidak diubah
Baca Model Pembelajaran Penemuan
Baca Naskah model pembelajaran kurikulum 2013
Itulah enam point penting hasil revisi kurikulum 2013. Kalau saya melihat hasil revisi kurikulum 2013 akan memudahkan guru dari segi penilaian. Guru bidang studi tidak lagi menilai Sosial dan agama (point 3). Kemudian yang berbeda saya melihat dari 5 M nya. Kalau pendekatan saintifik yang diterapkan sekarang adalah ( mengamati, menanya, mencoba/mencari informasi, menalar, dan mengkomunikasikan) Hasil revisi menurut yang ada dalam situs kominfo.go.id tanggal 2 mei 2016 5 M berubah menjadi (Megingat, memahami, menerapkan, menganalisis, dan mencipta) Point 5.
Baca juga Revisi Kurikulum 2013, Guru Lebih Dimudahkan



EmoticonEmoticon